Untukmu, Kakakku yang aku cintai karena Allah..

 

Bismillahirrohmaanirrohiim....
Asslamu’alaikum Wr. Wb

Teruntuk akang dan teteh Assalam 2013 yang kami Cintai Karena Alloh..
Kami tak mahir dalam meraikai kata, namun kami hanya ingin mengekspresikan ucapan  terimakasih atas perjuangan akang dan teteh yang amat pelik dengan berjuta pernak-perniknya di jalan dakwah ini.
Kenangan yang sempat terabadikan dimemori  menjadi sebuah kisah tersendiri... Kami hanya bisa menulis sepenggal  kenangan yang telah terlalui bersama akang dan teteh...
 Dengan Tinta kebahagiaan dan kesedihan,,
Berpenakan hati, jiwa dan perasaan,,
Serta beralaskan ingatan,,

Senja baru saja berlalu...
Meninggalkan kilauan mega-mega  diantara tumpukkan awan yang  jadi penguasa langit
Terimakasih untuk hujan di sore ini.
 Sehingga terlukis warna-warna yang amat megah dan penuh makna
Kami mencintai akang dan teteh  Karena Alloh...
Namun kami takut.... saat membuka mata, kalian tak lagi ada disini.                 
Tidak ada satu pun senja yang lebih bermakna, daripada saat akang dan teteh memeluk dan merangkul kami dengan ikatan ukhuwah sebagai senja yang sederhana...

Untuk akang dan teteh yang kami cintai, Lagi-lagi karena Alloh..
Sedikit persembahan untuk kalian para pengemban dakwah yang berjuang tanpa lelah..
Alloh menguji keikhlasan dalam kesendirian dan keramaian..
Alloh memberi kedewasaan saat masalah berdatangan..
Alloh melatih ketegaran dalam kesakitan..
Tetaplah bersama berjuang di jalan yang Alloh takdirkan ini..
Karena tak mudah berada di jalan dakwah ini bukan?
Karena pada hakikatnya bukan dakwah yang membutuhkan kita, tetapi kita yang membutuhkan dakwah.
Itu sepenggal kalimat penyemangat yang selalu akang dan teteh ucapkan
Untuk akang dan teteh yang kami cintai benar-benar karena Alloh..
Jika air mata adalah cahaya, maka hati adalah permata
Saat bahagia menyapa, maka tawa adalah warna      
Apabila senyuman adalah ibadah, maka kata maaf adalah penghapus segala dosa
Maaf atas segores luka yang tak sengaja menyisakkan duka didasar hati..
Maaf atas sepenggal kata yang terlontar oleh lisan yang tak sengaja menyimpan kepedihan  dimemori..
Maaf atas segala kegaduhan yang telah kita ciptakan selama ini..

Untuk akang dan teteh yang kiami cintai atas dasar iman kepada Alloh..
Jika hari ini kepengurusan kalian berakhir.. tidak samasekali  menjadi sebuah perpisahan bukan?
Hanya memberikan tongkat estafet dakwah kepada kami,, adik-adik kalian yang masih tak tau apa-apa ini..
Kami tahu.. Jalan ini tak mudah..
Kami tahu.. rintangan didepan mata sudah setia menanti..
Namun kami selalu percaya,
Bahwa akang dan teteh selalu ada ditegah-tengah kami untuk saling menguatkan..
Bahwa akang dan teteh selalu setia membimbing kami dalam menjalankan amanah..
Bahwa akang dan teteh selalu ada dibarisan terdepan untuk selalu membela kami..

“Bahkan yang terlihat kuatpun harus ada yang menguatkan..
  Bahkan yang terlihat bersemangatpun harus terus disemangati..
  Bahkan yang dianggap paham pun harus terus dipahamkan..
  Karena itulah Alloh menjadikan  nabi Harun penguat Nabi Musa..”
 Saudaramu.. Amanahmu..

Semoga Alloh meridhoi ukhuwah kita, sampai kita menapaki taman syurgaNya bersama....

Jazakalloh Khiron Katsiiran..
Wassalamu’alaikuum Wr. Wb

                                                                                                            Kami ”ASSALAM 14”
         Oleh : Siti Nurlaela (ASSALAM,BKM’14)

1 Response to "Untukmu, Kakakku yang aku cintai karena Allah.."