Laman

17 Agustus 2011

sosok penulis : tere-liye


Tere-liye adalah seorang penulis novel berbahasa indonesia. Lahir pada tanggal 21 Mei 1979 dan telah menghasilkan 14 buah novel.
Sedikit mengulas profil sang penulis,
lelaki bernama Darwis (mungkin itu nama aslinya), yang beristrikan Riski Amelia, adalah seorang ayah dari Abdullah Pasai.
Lahir dan besar di pedalaman sumatera, berasal dari keluarga petani, anak keenam dari tujuh bersaudara.

Riwayat

pendidikannya nya:


-SDN 2 Kikim Timur Sumasel
-SMPN 2 Kikim Timur Sumsel
-SMUN 9 Bandar Lampung
-Fakultas Ekonomi UI

Karya-karyanya:
1. Kisah Sang Penandai
2. Ayahku (Bukan) Pembohong
3. ELIANA, Serial Anak2 Mamak
4. Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin
5. PUKAT, Serial Anak2 Mamak
6. BURLIAN, Serial Anak Mamak
7. Hafalan Shalat Delisa
8. Moga Bunda Disayang Allah
9. Bidadari-bidadari Surga
10. Rembulan Tenggelam di Wajahmu
11. Senja Bersama Rosie
12. Mimpi-mimpi si Patah Hati
13. Cintaku Antara Jakarta & Kualalumpur
14. The Gogons Series 1

Bagaimana caranya jika anda ingin lebih mengenalnya? Ada banyak cara, berikut diantaranya :
kunjungi websitenya. Kalau mau ngobrol langsung, kirim email aja ke darwisdarwis@yahoo.com (katanya sih cara terbaik menghubunginya ya lewat email). Ingin tahu akun facebooknya? coba klik disini :). Ini akun goodreads nya. Mau ebook gratisnya? download disini nih, cihuhuy !;D .

Tere-liye ingin menyebarkan pemahaman bahwa HIDUP INI SEDERHANA melalui tulisannya.
Berikut sedikit kutipan dari pojok "biografi" salah satu novelnya, yang sangat berkesan di hati saya (selaku pembaca) :
Bekerja keras, namun selalu merasa cukup, mencintai berbuat baik dan berbagi, senantiasa bersyukur dan berterima-kasih maka tereliye percaya, sejatinya kita sudah menggenggam kebahagiaan hidup ini.
Sederhana memang, tapi sungguh pada pelaksanaannya tidaklah sesederhana itu.
Semoga kita bisa memaknai sebaris kalimat itu, sehingga kita dapat merasakan kebahagiaan itu. Amin :)

27 komentar:

riri72 mengatakan...

simple, menyentuh, but terribly real life enside...

Anonim mengatakan...

kagum dengan gaya bahasanya tere liye.... selalu berkarya ya bang!! :)

bagus tri wibowo mengatakan...

saya pengen ngobrol2 sama tere liye..gmn caranya?

Restu Dinda Kurnia mengatakan...

ternyata tere liye itu "bapak" to? aku pikir mbak2 >_< aduh

Hera Khaerah mengatakan...

good writer!!!!

Anonim mengatakan...

Subhanallah, ternyata mbak tere liye itu cowok to?, ditunggu novel selanjutnya

Ghina Amalia Bastiana mengatakan...

Ternyata Tere Liye itu laki-laki toh... Saya kira perempuan -,-
Tapi walaupun gitu novelnya tetep menarik.. terutama yang Hafalan solat delisa :)

RIVAL ARDILES SANDO mengatakan...

hahaha ternyata banyak yang ngira mba - mba yah padahal bapa bapa. sama sih

tubagus malik mengatakan...

Karya2 mu sangat inspiratif dan imajinatif. Harus dijadikan referensi bagi yang suka menulis. Sukses terus ya Mas Darwis a.k.a Tere liye (yang saya pikir juga seorang perempuan :p )

Anonim mengatakan...

Oh tere liye tuh cowo hehe

Anonim mengatakan...

karya loe keren abizzzzz.!!!!
guwe kira cowo

rhiadessimeliala di;cekHatiKu mengatakan...

"daun yang jatuh tidak akan membenci angin"
sebenarnya aku baru baca satu judul dari sekian banyak novel2 tere liye. tapi sumpah, satu judul aja udah sukses buat aku jatuh cinta pada karyamu. tere liye, fighting!!

dhico velian mengatakan...

Aku baru baca satu novel karya Bang Tere liye "rembulan tenggelam di wajahmu". Dan mnemeng sangat bagus, imajinasinya tak terduga bisa semenarik itu. menjadi salah satu penulis yang kukagumi karya-karyanya.

Anam Site mengatakan...

Baru Newbie mengenal sosok tere liye ....

awalnya sih cuma tw dari facebook. ada teman yg suka banget ngepost Tulisan Tere Liye. Lama-kelama'an eh tertarik juga,,,,


Sallut deh..buat bang darwis.

aurabening mengatakan...

Saya baca beberapa novel Tere Liye, belum semua karyanya memang, tapi setiap lembarnya bermakna, touchy :)
Jgn berhenti menulis yaa

dafminsun mengatakan...

Kata-kata sederhana dalam setiap bukunya tak ada yang taboo,,, tak ada yang tak kusukaaa,,,aku suka tulisan Bang Tere "semua"

shinta dwi pratiwi mengatakan...

sekarang tinggal dimana ya ?

obsidianMING mengatakan...

novelnya keren2... saya sangat2 suka :)

Anonim mengatakan...

Kata2 yang sederhana dan familliar yang membuat saya mencintai tiap cerita dalam novel2nya bang darwis...

N Jadi inget awal saya menaruh rasa penasaran dan ketertarikan (yang padahal saya terlalu galau menentukan mau masuk fakultas apa) saya dengan fakultas B. Indonesia,,,saya pengen banget bisa menulis seelok tulisan2 bang darwis...walau sederhana,,,tapi bisa membuat pembaca merasakan apa yang penulis tuangkan...

Anonim mengatakan...

abang tere liye ,, novelnya bagus ,,kemaren qw bru ajha slesai baca ceritanya abang borno !! jdi pengen naik sepit !!! hehe .. ..
salam kenal >> Lolly dri semarang !!

Anonim mengatakan...

tere liye ... saya pikir tadinya seorang wanita... hehe..
Bravo ntuk karya2 nya
aku suka sekali dengan novel bidadari2 surga..
aku jg dah nonton filmnya.. karya trus y bro.

said harmansyah mengatakan...

mungkin GW orang yang telat untuk mengenal karya tere-liye gw baru tau 4 hari yg lalu dan hari ini gw baru selesai baca satu karyanya ,, but GW harus berterima kasih pada temen gw yang uda minjemin salah satu novel yang terhebat yang pernag gw baca ,, karya luar biasa dari seorang yg sederhana ..#DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN satu judul sederhana yang penuh makna,, sukses membuat gw ngefans berat sama #tere-liye

Yeyen Tjikmal mengatakan...

oh cowok ternyata....

"tertipu,,, tertipu,,,"

Cressida mengatakan...

ternyata asalnya dari kikim timur, lahat , sumsel

ari bintari mengatakan...

subhanallah..... Manusia insfiratif dirimu bang.. Smgt trs ,jng berhenti menulis and berkarya

Anonim mengatakan...

baca novel tere-liye emang gak ada bosennya. apalagi waktu baca negeri para bedebah dan negeri ujung tanduk..
ditunggu karya berikutnya ya...
lagi pingin ngoleksi nih^^

Fina Meilinar mengatakan...

sosok pengarang yang menginspirasi ....

Poskan Komentar

Artikel Menarik..